Setelah Sukses naik kembali menjabat sebagai Bupati Cianjur untuk PERIODE KE-DUA, kendati semua masyarakat tahu bahwa naiknya sdr Tjetjep Muchtar Soleh sebagai Bupati Cianjur untuk keduakalinya itu penuh dengan rekayasa dan berbau kecurangan disana-sini. terbukti dengan adanya gugatan dari fihak BALON yang merasa dirugikan ke Mahkamah Konstitusi.
Kondisi terkini pasca pemilukada adalah masanya bagi-bagi kekuasaan termasuk bagi-bagi Jabatan Struktural Di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk menduduki Jabatan tertentu seseorang dawajibkan menyetorkan sejumlah uang (PULUHAN JUTA RUPIAH) kepada penyalur atau penghubung yang sudah diatur yang muaranya berujung di ANAKNYA BUPATI CIANJUR yaiut sdr “ipang”(nama panggilan irfan).
Dan celakanya bagi mereka yang ketahuan tidak mendukung mendapathukuman dengan dimutasikan ke daerah jauh dari kota atau di daerah terpencil atau diturunkan jabatannya, kendati mereka secara keilmuan dan keahlian dibidang pekerjaannya atau ditilik dari kepangkatannya sangat tinggi.
ada satu kasus di dinas tertentu, karena disatu dinas yang dimaksud masih ada seseorang dengan pangkat tinggi, namun karena akan dipromosikan seorang yang lain yang masuk tim sukses pada masa pemilukada kemaren, maka jalan keluarnya adalah melakukan mutasi terlebih dahulu seseorang yang memiliki pangkat tinggi tersebut untuk selanjutnya ditempatkan orang lain dari kelompoknya.
Jadi kesimpulannya… sekarang untuk memiliki jabatan tertentu.. tidak perlu lagi kepintaran yang diperlukan adalah loyal atau ikut mendukung dalam politik kepada kubu yang akan memenangkan pemilukada.